Apa Adanya

November 20, 2008

 
Seorang pelajar yang baru saja pulang dari medan perang menelepon orangtuanya di rumah. Orangtuanya begitu senang mendengar bahwa anaknya telah kembali. Mereka segera menyuruh pemuda itu untuk pulang ke rumah. pemuda itupun sudah tidak sabar lagi rasanya untuk berkumpul kembali dengan keluarganya setelah berbulan bulan lamanya ia harus berada di negara lain untuk berperang.Pemuda itu menanyakan pada orangtuanya apakah ia boleh membawa sahabatnya untuk tinggal bersama sama mereka. Orangtuanya setuju saja lagipula mereka masih punya satu kamar extra di rumah, satu orang tentunya tidak akan begitu merepotkan. ” tetapi sahabatku itu cacat Ia hanya memiliki satu lengan dan satu kaki saja “. Demikian si pemuda itu memberi penjelasan agar orangtuanya tidak terkejut nantinya.Mendengar hal itu orangtuanya mengurungkan niatnya. Mereka mencoba memberi penjelasan pada putranya, “Tidakkah sebaiknya kita membawa temanmu itu ke panti perawatan korban perang? Kita akan kerepotan mengurus segala keperluannya nantinya. Sudahlah, sebaiknya kamu segera pulang saja. kami sudah sangat merindukanmu. Besok pagi kami akansegera menjemputmu. Dimana kamu tinggal sekarang?”. mendengar jawaban orangtuanya, pemuda itu memberikan hotelnya dan menutup telepon dengan kecewa.Keesokan harinya orangtua pemuda itu menjemputnya di Hotel dan menemukan kabar bahwa pemuda itu telah bunuh diri dengan cara menjatuhkan dirinya lewat jendela. Setelah melihat mayat putranya,betapa hancur hati mereka mengetahui bahwa ternyata putranya itu hanya memiliki satu Lengan dan satu Kaki.Seringkali kita lupa bahwa mengasihi adalah menerima diri orang lain SEUTUHNYA tanpa syarat. Mengasihi suami bukanlah hanya pada saat dirinya begitu gagah dan mapan dengan pekerjaan yang menjanjikan. Mengasihi isteri adalah menerima dirinya apa adanya dengan kondisi fisik seperti apapun. Mengasihi anak adalah bisa memuji dan memberinya semangat sekalipun kemampuannya jauh di bawah rata rata anak seumurannya. Mengasihi Orangtua adalah bangga memiliki mereka sekalipun mereka bukan orangtua yang sempurna. MENGASIHI ADALAH MENERIMA ORANG LAIN APA ADANYA.

PRIA VS COWOK

November 14, 2008

Tiidak semua pria dewasa menjadi ‘pria’, ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40. Tenaaaang, jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi ‘pria’,tapi memang ada juga yang cukup menjadi ‘cowok’ saja. Sekali lagi, jangan kuatir, terima saja diri Anda sebagai pria (P) atau sebagai cowok (C), toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli. Inilah Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK. **


P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa

P : Jago membuat wanita merasa tenang
C : Jago membuat cewek merasa senang

P : Bacaannya Jhon Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN
C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV

P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa

P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum

P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita
C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri

P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan

P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon
C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon

P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya
menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, “Kita tetap
bisa berteman selamanya.”
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok
berbatang-batang, plus ucapan, “Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!”

P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus
C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus

P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun
C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun

P : Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik
C : Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik

P : Mikirnya “Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak”
C : Mikirnya “Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!”

P : Otak no 1, digabungin otot kalo kepaksa
C : Otot no 1, ditambah otak, itupun kalo punya

diambil dari : http://d-lounges.blogspot.com

long journey to the life

November 7, 2008

fiuh…..

letih banget kerja euy…

gw ngejar dateline buat katalog produk di tempat kerja gw..hm cukup seru dan menegangkan dan meletihkan ajah gitu…

pokok dan intinya beberapa bulan ini gw cukup menguras tenaga untuk yg namanya kerja..baik kerjaan di kantor ataupun kerjaan sampingan2 lainnya, termasuk lemak2 disamping2 perut gw…hehehe

tp gw pikir2 sbenernya apa sih yg membuat gw tuh ampe kekeh banget kerja dan menghabiskan sisa2 jam gw ntuk kerja?..why?..

gw pikir tujuannya adalah hanya satu yaitu tujuan untuk hidup..oh man…maksud gw tujuan hidup lo gitu…tp gak muna jg sih memang akhir2nya adalah tujuan survive di dunia ini dan exist jg kali yah.hahaha

but..see….orang yg sungguh2 dan setia dalam tugas2nya pasti akan dapat sesuatu yg sebanding dengan apa yg sudah dikerjakannya..

Thanx God buat keadilan yg masih terjadi di muka bumi ini.. haduhh hiperbolisme banget yah sy.

 

teman…hidup ini cuma sekali bener deh..gak ada deh yg namanya reinkarnasi2an atow apalah namanya….hidup cuma sekali sob….

pergunakan untuk sesuatu yg berharga dan yg terutama jgn buang2 waktu muda kita lho..bener deh..

\karena kalo dah tua mungkin udah agak telat banget kali yah, udah tua trus baru mau kerja sapa yg mau terima gitu..hihihi

okelah

mungkin tulisan gw ini cukup ringan banget yah…yah namanya jg selepas lelah..pasti ini adalah sisa2 pikiran yg ada di otak gw..

smoga memberkati

 

thanx

Gbu

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.